Edisi Khusus: Kegiatan Kreatif dan Edukatif Bersama SEARAH (an Eni and Petronas company).
SAMBOJA – Upaya menanamkan kecintaan terhadap lingkungan hidup dan pembentukan karakter anak sejak usia dini terus digalakkan. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini tecermin dalam penyelenggaraan kegiatan edukatif bertajuk “Sekolah Alam Gaya Etam” yang diinisiasi oleh SEARAH (an Eni and Petronas company). Kegiatan yang telah memasuki penyelenggaraan berkala ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar di luar ruangan yang interaktif, menantang, sekaligus menyenangkan bagi generasi muda di wilayah Kutai Kartanegara.
Pada pelaksanaan tahun 2026 ini, siswa-siswi dari SD Negeri 029 Samboja berkesempatan menjadi peserta utama. Di bawah bimbingan dan restu dari Kepala Sekolah, Bapak Erwani, S.Pd., sekolah mengirimkan delegasi terbaik dari kelas IV untuk mengikuti seluruh rangkaian petualangan ilmiah dan lingkungan selama dua hari penuh.
Mengenal Para Ksatria Hijau dari SDN 029 Samboja
Partisipasi aktif para siswa tidak lepas dari dukungan penuh para orang tua yang dibuktikan melalui penandatanganan surat izin resmi. Berikut adalah nama-nama ksatria hijau dari kelas IV SDN 029 Samboja yang
beruntung mendapatkan pengalaman berharga ini:
DAFTAR DELEGASI PESERTA KELAS IV:
- Ahmad Fathan Risky – Putra dari Ibu Martini, berdomisili di Handil Gantung.
- Raja Pratama Saputra – Putra dari Bapak Heriyanto, berdomisili di Jl. Mulawarman, Handil Baru Darat.
- Muhammad Fiqih Zikrullah – Putra dari Ibu Nova Lia S., berdomisili di Mulawarman RT.02.
- Halimah – Putri dari Ibu Yuli Yani, berdomisili di Handil Baru.
- Lisa Nurita – Putri dari Bapak M. Nur Fadillah, berdomisili di Handil Gantung / Handil Baru RT 12.
Catatan Hari Pertama: Petualangan Menanam dan Edukasi Sehat di Joglo Tani
Hari pertama, Rabu, 17 Juni 2026, dimulai dengan antusiasme tinggi. Sejak pukul 07.30 WITA, para peserta telah berkumpul di Rumah Pintar untuk melakukan registrasi dan mengikuti seremoni pembukaan. Mengawali pagi yang cerah, anak-anak diajak melakukan senam sehat bersama guna membangkitkan energi sebelum memulaipetualangan fisik.
Puncak keseruan pagi hari dimulai saat anak-anak melakukan Jalan Santai yang menghubungkan Rumah Pintar menuju ke lokasi Joglo Tani Kolong Langit. Sesampainya di Joglo Tani dan setelah menikmati kesegaran hidangan rehat pagi, kegiatan inti lingkungan hidup pun dimulai. Dalam sesi “Serentak Menanam” dan “Cerita Tani”, Ahmad Fathan beserta rekan-rekannya diajarkan secara langsung cara menghargai bumi melalui teknik bercocok tanam yang baik serta mendengarkan kisah inspiratif mengenai profesi petani sebagai pahlawan pangan nasional.
Tidak hanya berfokus pada alam, kesehatan diri juga menjadi sorotan utama. Melalui permainan interaktif Yes/No PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) serta sesi Storytelling PHBS & Estafet Gaya, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan tangan, tubuh, dan lingkungan sekitar secara menyenangkan. Menjelang sore hari, setelah melewati waktu istirahat, sholat, dan makan siang (Ishoma), kreativitas anak-anak kembali diasah melalui tantangan “Bangun Ruang”, sebuah aktivitas kelompok yang melatih kemampuan spasial serta kerja sama tim sebelum akhirnya hari pertama ditutup dengan sesi foto bersama.




Hari Kedua di Believe Beach: Eksperimen Sains dan Keceriaan Bahasa Inggris
Petualangan beralih ke suasana pesisir pada hari kedua, Kamis, 18 Juni 2026, yang bertempat di pantai berpasir yang indah, Believe Beach. Suasana pantai yang menyegarkan menyambut para peserta saat registrasi pagi dibuka pukul 08.00 WITA. Untuk mencairkan suasana, anak-anak diajak bermain permainan kelompok yang unik bernama Suit Kardus.
Agenda utama pada hari kedua ini adalah Science Project, sebuah ruang eksperimen ilmiah di mana teori-teori sains dasar dipraktikkan secara kasat mata. Dipandu oleh tim fasilitator, kelima murid SDN 029 Samboja ini mempraktikkan tiga eksperimen menarik:
- Kepadatan Cairan: Memahami sifat fisik fluida dan mengapa beberapa zat cair tidak dapat menyatu.
- Filtrasi Air: Belajar tentang pentingnya air bersih dan bagaimana menyusun lapisan alami untuk menyaring air keruh menjadi jernih.
- Gunung Meletus: Simulasi kimia sederhana menggunakan bahan aman untuk melihat reaksi pembentukan busa layaknya lava gunung berapi.
Selepas Ishoma di tepi pantai, energi para siswa kembali diisi lewat permainan seru Tali Bola yang menguji konsentrasi. Sebagai penutup dari rangkaian materi akademis non-formal, diadakan kelas Fun English. Sesi ini dirancang agar anak-anak berani berkomunikasi menggunakan bahasa internasional melalui metode bernyanyi, interaksi aktif, dan permainan kosakata bahasa Inggris di alam terbuka.



Kesimpulan: Membawa Pulang Pengalaman dan Inspirasi Baru
Tepat pada pukul 14.30 WITA, seluruh rangkaian acara ditutup dengan dokumentasi foto bersama dan
seremoni penutupan. Melalui Sekolah Alam Gaya Etam Season 5 tahun 2026 ini, SEARAH (an Eni and Petronas company). berhasil menyajikan bentuk edukasi alternatif yang membekas di hati para siswa. Keluar dari batasan dinding kelas formal, anak-anak dari SDN 029 Samboja tidak hanya membawa pulang baju ganti yang kotor karena tanah dan air pantai, melainkan membawa sejuta ilmu, kesadaran menjaga ekosistem bumi, serta senyuman persahabatan yang akan terus membekas dalam memori masa kecil mereka.
liat full kegiatannya yuk!!! di link berikut













