(0541) 7893842 sdn029samboja@gmail.com

Penggunaan Alat Peraga Interaktif di SD 029 Samboja Tingkatkan Antusiasme Belajar Siswa

Oleh

admin

Samboja, 29 Juli 2025 — SD Negeri 029 Samboja mulai menerapkan penggunaan alat peraga interaktif dalam proses pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan antusiasme belajar siswa di era digital.

Kepala Sekolah SD 029 Samboja, H. Erwani, S.Pd., mengungkapkan bahwa penggunaan alat peraga interaktif seperti papan pintar (smartboard), tablet edukasi, dan aplikasi pembelajaran digital sudah mulai diterapkan sejak awal semester ini. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari program penguatan pembelajaran berbasis teknologi yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Anak-anak sekarang sangat cepat menyerap informasi dari media visual dan interaktif. Kami melihat adanya peningkatan minat dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran setelah menggunakan alat peraga ini,” ujar Pak Erwani.

Beberapa guru juga merasakan manfaat langsung dari inovasi ini. Menurut Ibu Dewi, guru kelas V, pembelajaran IPA dan Matematika kini terasa lebih menyenangkan karena siswa dapat langsung melihat simulasi dan gambar animasi dari konsep yang diajarkan.

“Saat belajar tentang sistem pernapasan, misalnya, anak-anak bisa melihat animasi bagaimana paru-paru bekerja. Itu membuat mereka lebih mudah memahami dibanding hanya membaca buku teks,” jelasnya.

Salah satu siswa kelas VI, Halimah, mengaku lebih semangat datang ke sekolah karena belajar jadi lebih seru. “Saya suka waktu belajar pakai Papan Interaktif. Bisa main game edukasi sambil belajar Matematika,” ujarnya dengan antusias.

Meski begitu, sekolah tetap menyeimbangkan penggunaan alat digital dengan metode pembelajaran konvensional agar siswa tetap terbiasa dengan buku dan kegiatan literasi manual. Selain itu, pihak sekolah juga memberikan pelatihan rutin kepada guru untuk memastikan alat peraga digunakan secara optimal dan sesuai kurikulum.

Dengan langkah ini, SD 029 Samboja diharapkan menjadi percontohan dalam penerapan teknologi pendidikan di tingkat sekolah dasar, khususnya di wilayah Kutai Kartanegara.

[addtoany]

Popular Post